Pengertian
dari Penipuan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dari kata dasar penipuan
yaitu tipu adalah perbuatan atau perkataan yang tidak jujur (bohong, palsu, dan
sebagainya) dengan maksud untuk menyesatkan, mengakali, atau mencari untung.
Sedangkan penipuan adalah proses, perbuatan, cara menipu.
Seseorang yang melakukan suatu tindakan dengan mengatakan yang tidak sebenarnya kepada orang lain tentang suatu berita, kejadian, pesan dan lain-lain yang dengan maksud-maksud tertentu yang ingin dicapainya adalah suatu tindakan penipuan atau seseorang yang melakukan tindakan-tindakan yang bersifat menipu untuk memberikan kesan bahwa sesuatu itu benar dan tidak palsu, untuk kemudian mendapat kepercayaan dari orang lain.
Tindak pidana penipuan sangatlah sering terjadi di lingkungan masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan atau keuntungan seseorang dapat melakukan suatu tindak pidana penipuan. Di Indonesia seringnya terjadi tindak pidana penipuan dikarenakan banyak Faktor-faktor yang mendukung terjadinya suatu tindakan penipuan, misalnya karena kemajuan teknologi sehingga dengan mudah melakukan tindakan penipuan, keadaan ekonomi yang kurang sehingga memaksa seseorang untuk melakukan penipuan, terlibat suatu utang dan lain sebagainya.
Seseorang yang melakukan suatu tindakan dengan mengatakan yang tidak sebenarnya kepada orang lain tentang suatu berita, kejadian, pesan dan lain-lain yang dengan maksud-maksud tertentu yang ingin dicapainya adalah suatu tindakan penipuan atau seseorang yang melakukan tindakan-tindakan yang bersifat menipu untuk memberikan kesan bahwa sesuatu itu benar dan tidak palsu, untuk kemudian mendapat kepercayaan dari orang lain.
Tindak pidana penipuan sangatlah sering terjadi di lingkungan masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan atau keuntungan seseorang dapat melakukan suatu tindak pidana penipuan. Di Indonesia seringnya terjadi tindak pidana penipuan dikarenakan banyak Faktor-faktor yang mendukung terjadinya suatu tindakan penipuan, misalnya karena kemajuan teknologi sehingga dengan mudah melakukan tindakan penipuan, keadaan ekonomi yang kurang sehingga memaksa seseorang untuk melakukan penipuan, terlibat suatu utang dan lain sebagainya.
Kejahatan
penipuan di dalam bentuknya yang pokok diatur dalam Pasal 378 KUHP yang
berbunyi sebagai berikut:
“Barangsiapa dengan maksud untuk
menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai
nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian
kebohongan, menggerakan orang lain untuk menyerahkan barang atau sesuatu
kepadanya, atau memberikan hutang atau menghapus piutang, diancam dengan
pidana penjara paling lama empat tahun “
PENGERTIAN EMAIL
Surat elektronik (disingkat ratel atau surel atau surat-e)
atau pos elektronik (disingkat pos-el) atau nama umumnya dalam bahasa Inggris
“e-mail atau email” (ejaan Indonesila: imel) adalah sarana kirim mengirim surat
melalui jalur Internet. Dengan surat biasa umumnya pengirim perlu membayar per
pengiriman (dengan membeli perangko), tetapi surat elektronik umumnya biaya
yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan Internet.
SEJARAH EMAIL
Surat elektronik
sudah mulai dipakai di tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belum terbentuk,
yang ada hanyalah kumpulan komputer yang terbentuk sebagai jaringan. Konsep
e-mail sendiri pertama kali dikemukan oleh Ray Tomlinson, seorang computer
engineer pada akhir tahun 1971. Ray Tomlinson saat itu bekerja pada Bolt,
Beranek and Newman (BBN) milik lembaga pertahanan Amerika. Awalnya Ray
bereksperimen dengan sebuah program yang bernama SNDMSG yang bisa digunakan
untuk meninggalkan pesan pada sebuah komputer, sehingga orang lain yang memakai
komputer itu dapat membaca pesan yang ditinggalkan. Lalu ia melanjutkan
eksperimennya dengan menggunakan file protocol yang bernama CYPNET sehingga
program SNDMSG tadi bisa mengirim pesan ke komputer lain yang berada di dalam
jaringan ARPAnet. Itulah awal terciptanya sebuah ‘e-mail’. Pesan e-mail yang
pertama kali dikirim Ray, dan merupakan e-mail yang pertama di dunia adalah
“QWERTYUIOP”. Pada tahun 1972, Ray mengenalkan icon ‘ @ ‘ sebagai identitas
e-mail untuk memisah user id dan domain sebuah alamat e-mail, yang berarti “at”
atau “pada”.
Semuanya bermula
pada tahun 1968 di sebuah perusahaan yang bernama Olt Break and Newman (BBN).
Perusahaan ini dikontrak oleh Departemen Pertahanan AS untuk menciptakan
sesuatu yang disebut ARPANET, yang kemudian berubah menjadi internet. ARPANET
merupakan singkatan dari Advanced Research Projects Agency Network, dan
bertujuan untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer
dan pendidikan satu sama lain.
Pada tahun 1971,
seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan dalam proyek yang disebut
SNDMSG. Program ini bukan merupakan program baru, karena sebenarnya program
tersebut sudah ada selama sekian tahun. Dengan standar masa kini, program
tersebut bisa dikatakan lebih dari primitif. Apa yang dilakukan program
tersebut hanyalah memungkinkan pengguna pada mesin yang sama dapat saling
mengirim pesan satu sama lain. Pengguna dapat membuat dokumen teks yang
kemudian akan dikirimkan ke dalam kotak surat pada mesin yang sama.
Awalnya Ray bereksperimen dengan sebuah program yang bernama SNDMSG yang
bisa digunakan untuk meninggalkan pesan pada sebuah komputer, sehingga orang
lain yang memakai komputer itu dapat membaca pesan yang ditinggalkan. Lalu ia
melanjutkan eksperimennya dengan menggunakan file protocol yang bernama CYPNET
sehingga program SNDMSG tadi bisa mengirim pesan ke komputer lain yang berada
di dalam jaringan ARPAnet. Itulah awal terciptanya sebuah ‘e-mail’. Pesan
e-mail yang pertama kali dikirim Ray, dan merupakan e-mail yang pertama di
dunia adalah “QWERTYUIOP”.
Pada tahun 1972,
Ray mengenalkan icon ‘ @ ‘ sebagai identitas e-mail untuk memisah user id dan
domain sebuah alamat e-mail, yang berarti “at” atau “pada”. Salah satu program
email pertama yang terbesar yang dapat digunakan oleh umum adalah Eudora. Email
ini pertama kali ditulis pada tahun 1988 oleh Steve Dorner. Pada saat itu ia
adalah seorang karyawan di University of Illinois. Eudora diambil dari nama
almarhum Eudora Welty, seorang penulis dari Amerika. Eudora adalah client email
pertama yang menyediakan antarmuka grafis. Pada saat pertama muncul email ini
bersifat gratis, meskipun kemudian setelah dibeli oleh Qualcomm pada tahun
1994, Eudora menjadi produk professional. Seperti aplikasi lain dalam web, Eudora
adalah raja selama beberapa tahun, kemudian dengan cepat digantikan oleh client
email dari Netscape dan Internet Explorer. Kedua client email tersebut menjadi
popular tidak hanya karena mereka lebih baik dari Eudora, tapi juga karena
mereka disediakan secara cuma-cuma dengan web browser.
ISTILAH
DALAM EMAIL
Istilah-istilah yang sering digunakan dalam menggunakan
e-mail adalah :
1. Sign Up : Mendaftarkan diri (menjadi member)
2. Sign In : Pemilik e-mail dapat masuk ke e-mailnya sendiri apabila sudah terdaftar (menjadi member)
3. Compose : Menulis surat baru
4. Inbox : Surat yang masuk ke pemilik e-mail
5. To : Surat akan dikirim ke alamat e-mail yang dituju
6. CC : Surat dikirim secara berantai ke alamat lain
7. BCC : Surat dikirim ke alamat yang dituju tanpa memberi tahu pemilik alamat yang tercantum di alamat CC
8. Draft : Surat yang ditulis tapi belum dikirim
9. Sent : Surat yang terkirim
10. Spam : Surat yang berisi kata-kata yang tidak baik/menganggu
11. Reply : Membalas surat yang diterima
12. Trash : Melihat e-mail yang telah dihapus
13. Bulk : Melihat e-mail yang dicurigai sebagai spam
14. Forward : Meneruskan surat yang diterima untuk disampaikan kepada orang lain
15. Attachment : Fasilitas pada sebuah program e-mail baik program komputer maupun webmail yang dapat digunakan untuk mengirimkan file, atau gambar, yang di ikutsertakan pada e-mail yang akan di kirim.
2. Sign In : Pemilik e-mail dapat masuk ke e-mailnya sendiri apabila sudah terdaftar (menjadi member)
3. Compose : Menulis surat baru
4. Inbox : Surat yang masuk ke pemilik e-mail
5. To : Surat akan dikirim ke alamat e-mail yang dituju
6. CC : Surat dikirim secara berantai ke alamat lain
7. BCC : Surat dikirim ke alamat yang dituju tanpa memberi tahu pemilik alamat yang tercantum di alamat CC
8. Draft : Surat yang ditulis tapi belum dikirim
9. Sent : Surat yang terkirim
10. Spam : Surat yang berisi kata-kata yang tidak baik/menganggu
11. Reply : Membalas surat yang diterima
12. Trash : Melihat e-mail yang telah dihapus
13. Bulk : Melihat e-mail yang dicurigai sebagai spam
14. Forward : Meneruskan surat yang diterima untuk disampaikan kepada orang lain
15. Attachment : Fasilitas pada sebuah program e-mail baik program komputer maupun webmail yang dapat digunakan untuk mengirimkan file, atau gambar, yang di ikutsertakan pada e-mail yang akan di kirim.
KELEBIHAN PENGGUNAAN EMAIL
v
Nyaman
Untuk mengirim surat tidak
perlu ke kantor pos, cukup duduk di depan komputer yang terhubung Internet dan
ketik pesan lalu dikirim ke alamat tujuan. Bahkan sekarang inie-mail bisa
dikirim melalui media komunikasi mobile seperti ponsel dan PDA (Personal
Assistant Data). Cepat Hanya dengan hitungan detik e-mail dapat dikirimkan ke
belahan dunia manapun. Murah Biaya pengiriman relatif sangat murah dibandingkan
penggunaan telepon atau surat, terutama jika mengirim surat atau interlokal ke
luar daerah atau luar negeri. Hemat sumber daya Kita tidak perlu membeli
kertas, pulpen, atau memboroskan tinta printer untuk digandakan lalu dikirimkan
ke beberapa orang sekaligus yang tidak sedikit mengeluarkan biaya.
v
Global
E-mail bisa digunakan oleh
siapa saja, di mana saja, dan kapan saja sebagai sarana komunikasi di seluruh
penjuru dunia. Reliabel Kita bisa menyimpan e-mail di server yang tidak akan
hilang kecuali dihapus. Pesan multimedia Pesan yang dikirim tidak hanya sekedar
teks (tulisan) saja. Isi e-mail dapat berupa gambar, foto, video, program,
bahkan suara.
KELEMAHAN PENGGUNAAN E-MAIL
1. Salah kirim
Bila sebuah e-mail yang berisi dokumen-dokumen penting salah alamat, maka ada kemungkinan dokumen tersebut disalahgunakan. Rawan penyadapan
Ada kemungkinan e-mail disadap oleh oknum tertentu, sehingga dibutuhkan kehati-hatian dalam mengirimkan pesan rahasia.
Bila sebuah e-mail yang berisi dokumen-dokumen penting salah alamat, maka ada kemungkinan dokumen tersebut disalahgunakan. Rawan penyadapan
Ada kemungkinan e-mail disadap oleh oknum tertentu, sehingga dibutuhkan kehati-hatian dalam mengirimkan pesan rahasia.
2. Pemalsuan identitas
Kita tidak bisa memastikan identitas seseorang hanya dengan mengetahui alamat email yang dimilikinya.
3. Kebanjiran e-mail
Hal ini bisa terjadi karena mailbox sudah terlalu lama tidak dibuka atau dihapus.
4. Sampah e-mail
Banyak sekali e-mail sampah (junkmail/spam) yang berupa iklan komersial yang tidak kita harapkan.
5. Respon terlambat
Tidak semua orang membaca e-mail setiap hari sehingga ada kemungkinan balasan akan mengalami keterlambatan.
Kita tidak bisa memastikan identitas seseorang hanya dengan mengetahui alamat email yang dimilikinya.
3. Kebanjiran e-mail
Hal ini bisa terjadi karena mailbox sudah terlalu lama tidak dibuka atau dihapus.
4. Sampah e-mail
Banyak sekali e-mail sampah (junkmail/spam) yang berupa iklan komersial yang tidak kita harapkan.
5. Respon terlambat
Tidak semua orang membaca e-mail setiap hari sehingga ada kemungkinan balasan akan mengalami keterlambatan.
JENIS EMAIL
1.POP mail
(e-mail berbasis POP)
2.Web based
mail (e-mail berbasis web)
3.E-mail forwarding
Kasus Penipuan Yang Terjadi Via Email
1.MODUS PENIPUAN DENGAN SURAT UNDANGAN
BADAN AKREDITASI NASIONAL (BAN)ISTIMEWA2.Polisi Australia Peringatkan Bahaya Email Penipuan Pelanggaran Lalu Lintas
3.Penipuan Online Modus Beli Tiket Pesawat
http://www.kompasiana.com/septinpa/penipuan-online-modus-beli-tiket-pesawat_552b6ac76ea834f0448b456c
Cara Menangani Penipuan Email
Cara menghindari penipuan dengan modus E-mail
Phising :
- Waspada jika menerima e-mail
yang meminta informasi pribadi Anda, seperti nomor rekening, nomor kartu
kredit, PIN apalagi pelaku mengaku dari Bank. Bank biasanya memiliki
kebijakan untuk tidak membolehkan nasabah mengisi data pribadi lewat
e-mail. Jika menerima e-mail seperti ini, segera laporkan kepada Bank yang
bersangkutan.
- Waspada jika menerima e-mail
yang meminta Anda untuk melakukan transfer uang ke rekening tertentu,
dengan tujuan mendapatkan hadiah undian dari Bank tertentu. Sebaiknya cari
keterangan lengkap dengan cara menghubungi langsung Bank yang
bersangkutan.
- Sebaiknya secara rutin
mengganti password atau PIN agar tidak mudah dicuri.
- Tiap kali masuk halaman
website, perhatikan dengan seksama isi dan alamatnya. Usahakan kenali
alamat website asli dari bank yang diajak bertransaksi. Jangan terpancing
oleh keberadaan logo bank di website tersebut, karena logo bank mudah
dicopy. Cara yang terbaik adalah menghubungi langsung bank yang
bersangkutan untuk mengecek kebenaran website tersebut agar Anda tidak
tertipu.
Waspada jika Anda
menerima e-mail yang meminta PIN Anda. Pada umumnya, Bank tidak meminta PIN
nasabah dengan alasan apapun. Sebaiknya cari keterangan lengkap dengan cara
langsung menghubungi Bank yang bersangkutan.
Cara mencegah
penipuan via internet dengan melakukan langkah-langkah berikut:
1.
Pastikan agar tembok api (firewall) komputer Anda selalu aktif dan perbaruilah
secara berkala sistem operasi, aplikasi, dan program antivirus milik Anda.
2.
Buatlah rekaman cadangan fail Anda secara berkala, dan simpanlah
salinannya dengan aman.
3.
Gunakan akal sehat. Jangan cepat percaya pada informasi di
Internet. Amsal 14:15 berkata, ”Orang yang kurang berpengalaman percaya pada
setiap perkataan, tetapi orang yang cerdik mempertimbangkan langkah-langkahnya.”
4.
Jangan serakah. Waspadai penawaran ”gratis” atau situs Web
yang menjual produk dengan harga yang terlalu murah. Itu bisa jadi hanya
pancingan.
5.
Waspadai e-mail yang pengirimnya tidak dikenal, juga pesan instan,
khususnya yang memuat tautan atau yang meminta informasi pribadi, seperti
verifikasi kata sandi.
6.
Gunakan kata sandi yang sulit ditebak. Ganti kata sandi
Anda di Internet secara berkala, dan jangan gunakan kata sandi yang sama untuk
berbagai akun.
7.
Pastikan agar informasi kartu kredit dan perbankan Anda diberikan hanya
kepada situs Web yang bereputasi baik dan aman.
8.
Pastikan agar Anda mengetik alamat Web dengan akurat, khususnya alamat
lembaga keuangan. Satu kesalahan ejaan bisa menggiring Anda ke situs Web
gadungan.
9.
Gunakan koneksi terenkripsi sewaktu mengirim data penting, misalnya perincian
kartu kredit, dan keluarlah dari situs Web itu seusai Anda menggunakannya.
10. Periksalah catatan transaksi
kartu kredit dan rekening koran Anda secara cermat dan rutin. Begitu Anda
melihat adanya transaksi yang janggal, segera hubungi perusahaan yang
bersangkutan.
11. Berhati-hatilah menggunakan
koneksi nirkabel (Wi-Fi), karena para pencuri bisa mencuri informasi dan menggiring
Anda ke situs Web palsu.
12. Katakan tidak jika ada
pertanyaan ”Ingat kata sandi ini?” Program Trojan bisa mengumpulkan
kata-kata sandi Anda yang tersimpan.



0 komentar:
Posting Komentar